Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Mei 2013

Virus Komputer


1. Definisi Virus
                Virus komputer adalah program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan denganvirus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.

2. Sejarah virus komputer
                Virus komputer pertama kalinya tercipta bersamaan dengan komputer. Pada tahun 1949, salah seorang pencipta komputer, John von Newman, yang menciptakan Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC), memaparkan suatu makalahnya yang berjudul “Theory and Organization of Complicated Automata”. Dalam makalahnya dibahas kemungkinan program yang dapat menyebar dengan sendirinya. Perkembangan virus komputer selanjutnya terjadi di AT&T Bell Laboratory salah satu laboratorium komputer terbesar di dunia yang telah menghasilkan banyak hal, seperti bahasa C dan C++.1 Di laboratorium ini, sekitar tahun 1960-an, setiap waktu istirahat para peneliti membuat permainan dengan suatu program yang dapat memusnahkan kemampuan membetulkan dirinya dan balik menyerang kedudukan lawan. Selain itu, program permainan dapat memperbanyak dirinya secara otomatis. Perang program ini disebut Core War, yaitu pemenangnya adalah pemilik program sisa terbanyak dalam selang waktu tertentu. Karena sadar akan bahaya program tersebut, terutama bila bocor keluar laboratorium tersebut, maka setiap selesai permainan, program tersebut selalu dimusnahkan.
Sekitar tahun 1970-an , perusahaan Xerox memperkenalkan suatu program yang digunakan untuk membantu kelancaran kerja. Struktur programnya menyerupai virus, namun program ini adalah untuk memanfaatkan waktu semaksimal mungkin dan pada waktu yang bersamaan dua tugas dapat dilakukan. Pada tahun 1980-an, perang virus di dunia terbuka bermula atas pemaparan Fred Cohen, seorang peneliti dan asisten profesor di Universitas Cincinati, Ohio. Dalam pemaparannya, Fred juga mendemonstrasikan sebuah program ciptaannya, yaitu suatu virus yang dapat menyebar secara cepat pada sejumlah komputer. Sementara virus berkembang, Indonesia juga mulai terkena wabah virus. Virus komputer ini pertama menyebar di Indonesia juga pada tahun 1988. Virus yang begitu menggemparkan seluruh pemakai komputer di Indonesia, saat itu, adalah virus ©Brain yang dikenal dengan nama virus Pakistan.
  3.    Siklus hidup virus

              
               Virus komputer mempunyai siklus hidup yang terdiri dari empat vase, yaitu:

a.    Dormant phase (fase tidur) adalah fase virus saat tidak aktif. Tidak semua virus melewati fase ini.
b.    Propagation phase (fase penyebaran) adalah fase virus memperbanyak diri atau menular ke file lain yang menjadi sasaran.
c.    Triggering phase (fase diaktifkan) adalah fase virus menjadi aktif dari kondisi tidak aktifnya dengan dipicu oleh beberapa hal misalnya tanggal tertentu telah tercapai, kehadiran program lain yang dieksekusi dan lain-lain.
d.    Execution phase (fase eksekusi) adalah fase virus yang aktif menjalankan rutin yang dimilikinya, seperti menampilkan pesan, merusak file lain dan sebagainya.

  4.    Klasifikasi tipe virus
Virus komputer dan program lain yang membahayakan sistem komputer dapat diklsifikasikan ke dalam beberapa kelompok menurut bagaimana cara mereka untuk menjangkiti (infect) sebuah sistem komputer, bagian dari sistem komputer yang mereka jangkiti, atau kelakuan (behaviour) yang dimiliki oleh mereka. Namun pada dasarnya definisi dan klasifikasi mengenai kode-kode program berbahaya ini masih rancu dan menjadi kontroversi bagi banyak orang bahkan bagi orang yang memang mendalami bidang komputer

Berikut adalah contoh klasifikasi dari berbagai jenis virus komputer:
·         Malware: merupakan singkatan dari malicious software, merujuk pada program yang dibuat dengan tujuan membahayakan atau menyerang sebuah sistem komputer. Terdiri atas virus komputer (computer viruses), computer worms, trojan horses, joke programs dan malicious toolkits.
·          Computer virus: merujuk pada program yang memiliki kemampuan untuk bereplikasi dengan sendirinya.

·         Computer worm: merujuk pada program independen yang memiliki kemampuan untuk bereplikasi dengan sendirinya. Indepen di sini memiliki makna bahwa worm tidak memiliki host program sebagaimana virus, untuk ditumpangi. Sering kali worm dikelompokkan sebagai sub-kelas dari virus komputer.
·         Trojan horse: merujuk pada program independen yang dapat mempunyai fungsi yang tampaknya berguna, dan ketika dieksekusi, tanpa sepengetahuan pengguna, juga melaksanakan fungsi-fungsi yang bersifat destruktif.

·    Malicious toolkits: merujuk pada program yang didesain untuk membantu menciptakan program-program yang dapat membahyakan sebuah sistem komputer. Contoh dari program jenis ini adalah tool pembuat virus dan program yang dibuat untuk membantu proses hacking.

·         Joke program: merujuk pada program yang meniru operasi-operasi yang dapat membahayakan sistem komputer, namun sebenarnya dibuat untuk tujuan lelucon dan tidak mengandung operasi berbahaya apapun.

5. Program jahat selain virus
1. Trojan horse : Rutin tak terdokumentasi rahasia ditempelkan dalam satu program berguna. Program yang berguna mengandung kode tersembunyi yang ketika dijalankan melakukan suatu fungsi yang tak diinginkan. Eksekusi program menyebabkan eksekusi rutin rahasia ini.
 
2. Trapdoor : Titik masuk tak terdokumentasi rahasia di satu program untuk memberikan akses tanpa metode-metode otentifikasi normal.
 
3. Bacteria : program yang mengkonsumsi sumber daya sistem dengan mereplikasi dirinya sendiri. Bacteria tidak secara eksplisit merusak file. Tujuan program ini hanya satu yaitu mereplikasi dirinya. Program bacteria yang sederhana bisa hanya mengeksekusi dua kopian dirinya secara simultan pada sistem multiprogramming atau menciptakan dua file baru, masing-masing adalah kopian file program bacteria. Kedua kopian ini kemudian mengkopi dua kali, dan seterusnya.
 
4. Logic bomb : logik yang ditempelkan pada program komputer agar memeriksa suatu kumpulan kondisi di sistem. Ketika kondisi-kondisi yang dimaksud ditemui, logik mengeksekusi suatu fungsi yang menghasilkan aksi-aksi tak diotorisasi.
 
5. Worm : Program yang dapat mereplikasi dirinya dan mengirim kopian-kopian dari komputer ke komputer lewat hubungan jaringan. Begitu tiba, worm diaktifkan untuk mereplikasi dan progasai kembali. Selain hanya propagasi, worm biasanya melakukan fungsi yang tak diinginkan.



Sabtu, 19 Maret 2011

Memperbesar kapasitas Virtual Memory

                                                                   


Sebelum kita mempelajari gimana caranya untuk memperbesar virtual memory pada OS (operating system) anda, alangkah baiknya kita perlu mengetahui apa itu virtual memory.




Virtual memory yang dimaksud adalah RAM (Random Acces Memory) dimana RAM ini berfungsi untuk menampung sementara data-data yang akan diproses di processor dan juga menampung sementara data-data yang telah di proses, dengan kata lain RAM adalah jembatan penghubung antara processor dengan hardisk.
Karena hardisk berupa piringan yang berputar (dengan kecepatan mekanik), maka kecepatan hardisk tidak akan bisa menyamai kecepatan processor. Maka dari itulah dibutuhkan alat untuk menyeimbangkan kedua kecepatan ini (processor & hardisk).
Kalau anda punya RAM dengan ukuran kecil dan menjalankan banyak aplikasi sekaligus (mutar music, ngetik dan lain-lain) maka RAM akan cepat penuh dan akhirnya ada pesan kalau Virtual Memory Low. jadi saya sarankan anda menambah kapasitas RAM computer, soalnya komputer akan jadi lambat dikarenakan memory RAM yang sudah penuh (seperti halnya jembatan yang penuh jadi mobil dan kendaraan lainnya yang lewat harus antri).
Catatan : Memory beneran dalam komputer kita ada dua, ROM (biasanya digunakan sebagai BIOS) dan RAM (yang biasanya orang-orang sebut sebagai “Memory komputer”
Oke, selanjutnya kita masuk pada tahap cara memperbesar virtual memory. Lihat langkah-langkah dibawah ini:
Kalau kamu menggunakan Windows XP, ini adalah cara memperbesar virtual memory:
  1. Klik Start – Control Panel.
  2. Double Klik icon System.
  3. Pada window System properties Klik Tab “Advanced”.Cara memperbesar Virtual memory Image
  4. Ada tiga bagian dalam tab advanced, klik tombol “Settings” pada bagian performance.
  5. Pada window performance options, klik tab “Advanced”.
  6. Cara memperbesar Virtual memory ImageKlik tombol change pada bagian virtual memory (paling bawah).Cara memperbesar Virtual memory Image
  7. Rubah ukuran virtual memori menjadi 4 kali lipat sebelumnya.
Catatan : Karena perangkat lunak yang semakin canggih, sehingga dibutuhkan Random Access Memory yang semakin besar, maka sistem operasi generasi baru (dari jaman Windows jadul kalo tidak salah) menyediakan fasilitas untuk menggunakan kapasitas harddisk untuk digunakan sebagai memori virtual, alias memori palsu atau maya. Kalau ada pesan virtual memory low, itu karena alokasi harddisk untuk virtual memori yang diatur oleh perangkat lunak kamu, hampir habis terpakai oleh perangkat lunak yang sedang aktif.

Selamat mencoba :)





Buat yang Kehilangan Hibernate

Hanya sekedar share :). Pada setiap operating system masa kini pasti sudah disediakan fasilitas untuk melakukan hibernate pada komputer maupun notebook. Sama seperti OS lain, Windows 7 juga menyediakan fasilitas tersebut yang tentunya akan membuat kinerja keseluruhan perangkat menjadi efektif dan maksimal.
Enable dan Disable Mode Hibernate di Windows 7 Image
Sebelum membahas bagaimana cara disable atau enable hibenate pada Windows 7, berikut ini sedikit pengertian apa itu Hibernate.
FAQ
A) Apakah hibernate itu?
Q) Hibernate adalah salah satu mode pada komputer dimana pada saat tersebut system akan memindahkan data memory ke dalam hard disk. Kemudian secara simultan system akan memutus asupan power ke dalam kesuluruhan system yang tentunya bisa menghemat lebih banyak energi. Meskipun bisa diaplikasikan padadesktop PC, mode Hibernate lebih banyak digunakan pada notebook karena lebih banyak menbutuhkan penghematan listrik.
A) Apa bedanya dengan mode Standby?
Q) Fungsinya hampir sama, yaitu sama-sama menghemat daya listrik pada komputer/notebook ketika tidak digunakan. Perbedaannya, kalau mode Standby tidak akan memindah data dari memory internal sedang hibernate akan memindahakn data dari memory internal ke hardisk untuk sementara waktu.
A) Lebih efektif mana antara mode Standby dengan Hibernate?
Q) Dilihat dari mana dulu? Kalau dari segi penghematan battery lebih hemat mode Hibernate, tapi kalau dilihat dari kecepatan bangun dari tidur (Wake-up), mode Standby lebih cepat kembali ke posisi normal karena hanya mengambil data dari memory, bukan dari hard disk pada notebook/komputer.
Kembali ke topik utama, bagaimana cara enable dan disable pada Windows 7 buatan Microsoft:




  • Buka command prompt dengan cara klik tombol Start, pada kolom search ketik CMD kemudian tekan tombol Enter.


  • Pada jendela command prompt ketik powercfg -h on kemudian tekan tombol Enter.








    • Untuk menkonfigurasinya, masuk ke Control Panel, Hardware and Sound, Power Options, pilih Balanced dan keumudian lanjutkan dengan pilih Change plan settings.
    • Enable dan Disable Mode Hibernate di Windows 7 Image
    • Lanjutkan dengan memilih Change advanced power settings. Klik menu Sleep, pilih Hibernate after dan tentukan waktu kapan komputer/notebook akan Hibenate secara otomatis jika tidak ada proses input data pada komputer/notebook.
      Enable dan Disable Mode Hibernate di Windows 7 Image
    • Terakhir, klik tombol OK dan kembali ke meu utama.
      Enable dan Disable Mode Hibernate di Windows 7 Image
    Langkah sebelumnya adalah bagaimana cara mengaktifkan mode hibernate pada komputer/notebook. Sekarang waktunya menonaktifkan (disable) dari hibernate di Windows 7:
    • Sama seperti sebelumnya, buka command prompt.
    • Ketik powercfg -h off kemudian tekan tombol Enter.

    •  
    • Tutup jendela command promt anda.
    • Selesai sudah, mode hibernate sudah dinonaktifkan dari windows 7 yang anda pakai.
    Cukup mudah bukan? Sekarang anda bisa mengontrol sendiri penggunaan mode hibernate pada Windows 7, apakah akan di enable, disable yang tentunya bisa ditentukan sendiri berapa lama notebook/komputer bisa masuk ke mode hibernate secara otomatis.

    Selamat menikmati :)



    Tingkatkan windows 7 perform Tanpa Visual Effect



    Meningkatkan Performa Windows 7 Dengan Menonaktifkan Visual Effects ImageMemang benar, Windows 7 membutuhkan resource hardware yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan windows versi sebelumnya. Hardware yang dimaksud tersebut termasuk penggunakan processor, memory, VGA dan device yang lainnya. Jika dilihat dari segi tampilan, Windows 7 membutuhkan lebih banyak memakan alokasi memory untuk sekedar menampilkan efek visual yang lebih menarik.
    Lalu, bagaimana dengan komputer dengan memory minimal yang ingin tetap memanfaatkan Windows 7 sebagai operating system?
    Jawabannya adalah dengan mengatur visual effects agar tidak terlalu banyak memakan memory komputer. Untuk mengatur visual effects agar tidak terlalu memakan banyak alokasi memory komputer/notebook, ikuti langkah-langkah di bawah ini:
    • Klik tombol Start, arahkan mouse pada My Computer.
    • Klik kanan My Computer dan pilih Properties.
    • Klik Advanced System Settings.
      Meningkatkan Performa Windows 7 Dengan Menonaktifkan Visual Effects Image
    • Pada jendela yang baru terbuka, klik tab Advanced kemudian klik tombol Settings.
      Meningkatkan Performa Windows 7 Dengan Menonaktifkan Visual Effects Image
    • Di bagian Visual Effects, klik Adjust for best performance.
      Meningkatkan Performa Windows 7 Dengan Menonaktifkan Visual Effects Image
    • Terakhir klik tombol OK atau Apply.
    Tunggu beberapa detik anda akan melihat perubahan yang signifikan dari segi tampilan Windows. Memang benar, tampilam akan lebih jelek dari sebelumnya, tetapi jika diukur dari segi performa komputer akan lebih cepat dari sebelumnya.
    Berikut ini adalah gambar perbandingan sebelum dan sesudah meminimalisir penggunaan visual effects pada Windows 7. Bisa dilihat ada penurunan yang signifikan pada penggunaan memory.

    Meningkatkan Performa Windows 7 Dengan Menonaktifkan Visual Effects Image

    Hasil ini bisa berbeda pada setiap komputer karena tergantung dari hardware yang anda gunakan juga. Jika komputer/notebook anda memiliki memory yang besar, mungkin trik ini tidak akan banyak berpengaruh karena visual effects hanya memakan beberapa percent dari memory secara keseluruhan.
    Selain itu, trik ini juga bisa menjadi referensi jika menginginkan mengorganisir visual effects dari Windows 7. Tentukan sendiri animasi, appearance dan efek pada Windows 7.

    Gud Luck guys :)

    Sumber: 
    http://blog.fastncheap.com/